Tuhan menjawab doa saya, tepat pada waktunya. Ah, Dia memang hebat, saya tidak perlu meragukannya. Ini adalah gratitoday saya. Semoga bahagia ya
Doa
•January 27, 2011 • Leave a CommentGratitoday
•January 26, 2011 • Leave a CommentSalah satu hal yang selalu ingin saya lakukan setiap hari adalah say a gratitude atau mengucap syukur (terima kasih). Semoga di tahun ini (2011) saya selalu ingat untuk melakukannya.
Awal tahun 2011 merupakan awal yang menyenangkan buat saya. Menyenangkan karena masa pendidikan saya selesai sesuai rencana. Thx God for all..
Sedih
•April 23, 2010 • Leave a CommentHari ini gue mendapat informasi bahwa klien gue di pusat rehabilitasi kembali menggunakan obat-obatan setelah keluar dari sana. Gue tahu dari ibunya. Rasanya? Jangan ditanya, gue sedih. Gue merasa tidak bisa berbuat banyak. Beberapa kali bertemu dengan gue ternyata belum membuat dia berhasil melepaskan diri dari obat-obatan. Gue belum berbuat banyak untuk kesembuhannya. Semoga suatu saat dia bisa berhenti. GBU
1.5 jam dpt 50ribu!
•April 23, 2010 • Leave a CommentSalah satu klien yang masih gue ingat adalah seorang ibu2 dewasa madya. Datang ke gue menceritakan masalah penyakitnya dan keadaan keluarga. Di tengah2 pembicaraan dia tiba2 menangis dan gue langsung kelimpungan mesti ngapain. Ini kedua kalinya gue ketemu klien yang menangis di tengah2 konseling. Reaksi gue sama, diam, senyum, dan mengelus2 tangannya (untungnya mereka perempuan, kalo laki kan gue ga gitu berani)
Beberapa menit kemudian dia berhenti menangis dan kembali menceritakan pengalamannya.
1.5 jam berlalu, dia ternyata harus pulang. Di depan pintu saat akan bersalaman, dia memasukkan tangannya ke kantong. Saat kami bersalaman dia ternyata menyelipkan 50ribu di tangannya dan diberikan ke gue. Gue tertawa dan menolaknya dengan halus walaupun dia terus berusaha supaya gue menerima uangnya.
Gue tersentuh. 1.5 jam mendengarkan klien gue bercerita dan gue ga berbuat banyak ternyata berharga 50 ribu buatnya. Buat klien gue, yang notabene tidak memiliki pekerjaan, uang 50ribu pasti sangat besar dan dia rela memberikan itu ke gue. Makasih ya ibu, semoga permasalahan yang dihadapi cepat terselesaikan..
note: 50ribu itu ngga gue terima, gue bilang: ini untuk ibu saja..untuk ongkos pulang. Itu satu2nya alasan yang berhasil membuat dia tidak memaksa gue menerima uangnya
Saya penggemar baru fotografi
•November 13, 2008 • 2 CommentsPertama kali bertemu dengan orang-orang yang sudah lama menggeluti dunia ini, beberapa dari mereka berkomentar: “Sekarang makin banyak orang yang beli DSLR. Kamu dulu beli karena suka foto atau gimana nih?” Pertanyaan yang wajar. Apalagi harga kamera tidak murah, sedangkan saya hanya seorang freelancer yang pekerjaannya ngga setiap hari ada, pasti beli nya bukan pakai uang saya.
Waktu itu saya jawab: “Dari dulu saya suka foto dan ngedit foto. Kameranya pake kamera pocket digital yang biasa. Sekarang baru berhasil dibelikan DSLR.” Entah apa yang ada di pikiran mereka, saya ngga begitu peduli. Kalau ditanya mau serius atau engga di dunia foto, saya masih belum punya rencana. Sekarang ini saya hanya mau belajar foto, siapa tahu nanti kalau ada yang membutuhkan jasa saya, bisa saya bantu. Fokus saya saat ini ya masuk kuliah dan kuliah dengan baik aja dulu.
Karena baru belajar, saya belum punya banyak foto yang bisa dibilang bagus. Kalau mau liat, bisa klik www.flickr.com/photos/wiwitpuspitasari
Nah, sekarang saya siap2 hunting foto ke UI dulu yah. Byee!



